logo
spanduk
Detail Solusi
Created with Pixso. Rumah Created with Pixso. solusi Created with Pixso.

Apa yang harus kita perhatikan sewaktu memakai sabuk pengaman?

Apa yang harus kita perhatikan sewaktu memakai sabuk pengaman?

2025-08-26

Untuk mengurangi kemungkinan cedera selama pengereman darurat atau kecelakaan, dan untuk menghindari cedera serius atau bahkan kematian, harap ikuti tindakan pencegahan di bawah ini.

  1. Kenakan sabuk pengaman dengan benar

    Sangat berbahaya bagi pengemudi untuk duduk dalam posisi yang salah atau mengenakan sabuk pengaman secara tidak benar. Karena posisi pemakaian sabuk pengaman yang salah, sistem pretensioner dan pembatas gaya tidak dapat memberikan perlindungan yang memadai, yang dapat menyebabkan cedera pribadi yang serius.

    Tidak mengenakan sabuk pengaman sangat berbahaya. Selama tabrakan, penumpang yang tidak mengenakan sabuk pengaman dapat bertabrakan dengan orang lain atau benda di dalam mobil, atau bahkan dapat terlempar keluar dari mobil, yang mengakibatkan cedera serius atau bahkan kematian. Dalam tabrakan yang sama, penumpang yang mengenakan sabuk pengaman akan lebih aman.

  2. Jangan mengenakan sabuk pengaman yang terpilin

    Sabuk pengaman yang terpilin sangat berbahaya. Selama tabrakan, sabuk pengaman tidak akan dapat sepenuhnya memanfaatkan seluruh lebarnya untuk menyerap gaya benturan, sehingga lebih banyak gaya diterapkan pada tulang di bawah sabuk pengaman, yang dapat menyebabkan cedera pribadi yang serius atau bahkan kematian. Jangan gunakan beberapa penumpang untuk berbagi sabuk pengaman pada saat yang sama

    Sangat berbahaya bagi beberapa penumpang (termasuk anak-anak) untuk berbagi sabuk pengaman. Karena sabuk pengaman tidak dapat menyebarkan gaya tabrakan dengan benar, penumpang akan bertabrakan satu sama lain, menyebabkan cedera pribadi yang serius atau bahkan kematian.

  3. Tindakan pencegahan untuk menggunakan jangkar bahu yang dapat disesuaikan (kursi depan)

    Selalu pastikan bahwa sabuk bahu melintasi bagian tengah bahu. Sabuk pengaman harus dijauhkan dari leher, tetapi tidak boleh meluncur dari bahu. Jika tidak, efek perlindungan dari sabuk pengaman akan berkurang jika terjadi kecelakaan, yang akan menyebabkan cedera pribadi yang serius atau bahkan kematian dalam pengereman darurat, kemudi darurat, atau kecelakaan.

  4. Jangan memiringkan kursi terlalu banyak

    Jangan memiringkan kursi terlalu banyak untuk kenyamanan. Karena sabuk pengaman hanya dapat memainkan peran perlindungan yang lebih besar ketika penumpang duduk tegak dengan punggungnya bersandar pada kursi.

  5. Jangan mengendarai kendaraan dengan sabuk pengaman yang rusak

    Sangat berbahaya untuk menggunakan sabuk pengaman yang rusak. Kecelakaan dapat menyebabkan sabuk pengaman rusak. Sabuk pengaman yang rusak tidak akan memberikan perlindungan yang memadai dalam tabrakan. Sebelum menggunakan sabuk pengaman lagi setelah kecelakaan, semua sistem sabuk pengaman harus diperiksa secara menyeluruh oleh para profesional.

  6. Pretensioner sabuk pengaman

    Seperti airbag, pretensioner sabuk pengaman hanya dapat digunakan sekali dan harus diganti setelah tabrakan. Jika tidak diganti, risiko cedera serius pada penumpang akan meningkat jika terjadi tabrakan lain. Jika mobil Anda terlibat dalam tabrakan, selalu hubungi spesialis untuk mengganti sabuk pengaman Anda.

  7. Kerusakan dan keausan sabuk pengaman

    Jangan biarkan pintu menjepit sabuk pengaman, lidah, atau gesper, jika tidak, sabuk pengaman dapat rusak.

    Perangkat sabuk pengaman harus diperiksa secara teratur. Periksa bagian sabuk pengaman dari luka, keausan, dan kelonggaran. Jangan gunakan sabuk pengaman jika rusak, dan gantilah. Sabuk pengaman yang rusak tidak akan melindungi penumpang dengan benar, yang dapat mengakibatkan cedera serius atau kematian.

    Pastikan lidah dan gesper sabuk pengaman terkunci dan sabuk pengaman tidak terpilin.